Kehadiran smartphone dalam perkembangan teknologi khususnya di Indonesia membuat beragam kemudahan teknologi khususnya IoT jadi lebih terjangkau dan semakin terkait dalam kehidupan sehari-hari. Dengan teknologi IoT aktivitas yang dahulu dirasa sangat canggih dan hanya ada di film-film fiksi ilmiah (seperti mengendalikan alat dengan suara, automasi dan kendali jarak jauh) kini sudah menjadi hal yang biasa. Apa sebenarnya IoT ini dan apa saja barang-barang yang bisa terintegrasi dengannya? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap.
IoT merupakan singkatan dari Internet of Things yang secara harfiah berarti barang-barang yang terkait atau terintegrasi dengan internet, namun dalam perkembangannya istilah IoT ini juga mencakup barang-barang “pintar” yang meski tidak terkoneksi dengan internet namun masih dapat beroperasi secara wireless dan minim interaksi dengan manusia dalam pengoperasiannya.
Terdapat banyak keunggulan dari barang-barang IoT. Dengan mengintegrasikan barang-barang IoT di dalam rumah Anda, Anda bahkan dapat menciptakan sebuah hunian yang “pintar” atau lebih akrab dengan istilah smart home. Rumah ini dapat diintegrasikan dengan barang-barang pintar berbasis IoT untuk menciptakan hunian yang lebih aman dan nyaman bagi keluarga.
Dari sisi keamanan, CCTV yang dapat dikendalikan dari jarak jauh dengan koneksi internet dapat membantu Anda memantau rumah dari jarak jauh saat Anda bepergian. Barang lainnya seperti lampu dengan sensor gerak juga dapat mengecoh pelaku kejahatan untuk tidak masuk lebih jauh ke rumah Anda.
Dari sisi kenyamanan, ada banyak sekali yang dapat dilakukan oleh berbagai perangkat pintar ini, seperti mengatur suhu kamar/rumah hanya dengan aplikasi tertentu, mengatur jam hidup-mati perangkat elektronik lain, aktivasi perangkat hiburan hanya dengan suara dan masih banyak lagi. Hal ini menimbulkan kesan modern dan futuristik bagi rumah Anda.
Meski banyak kelebihan yang dihadirkan pada hunian Anda, rumah pintar yang terintegerasi dengan IoT ini juga memiliki kekurangan yang harus dipertimbangkan sebelum menerapkannya pada rumah Anda. Umumnya barang-barang yang sering dilabeli sebagai perangkat pintar ini memiliki harga yang lebih mahal dari perangkat yang konvensional. Misalnya lampu yang dapat hidup-mati sendiri berdasarkan keberadaan cahaya matahari harganya bisa dua kali lipat dengan lampu biasa dengan watt yang sama. Ada juga CCTV yang dapat dipantau dan dioperasikan dari jarak jauh menggunakan internet juga cenderung lebih mahal daripada CCTV biasa yang menggunakan penyimpanan SD Card.
Selain itu keberadaan dan kestabilan koneksi internet juga harus diperhatikan. Anda memerlukan koneksi internet yang terus ada untuk menggunakan barang-barang ini atau fungsinya akan sama saja dengan barang-barang konvensional saat tidak ada internet.
Itulah penjelasan mengenai IoT Smart Home. Jika Anda ingin menghemat waktu, menghemat energi, atau meningkatkan kenyamanan kehidupan sehari-hari Anda, maka teknologi ini adalah cara yang bagus untuk dicoba. Bagi Anda yang mencari hunian yang dapat sekaligus dicoba untuk menerapkan teknologi ini, maka Anda bisa mempercayakannya pada YUKARI Sawangan hadir untuk menjawab kebutuhan Anda. Anda dapat menghubungi kami di 0823-1133-4579 (WhatsApp), mengunjungi kami melalui DM Instagram atau mengunjungi web resmi YUKARI Sawangan di sini.
WhatsApp us